300 Mikroba Di Plasenta Alirkan Nutrisi Ke Janin

300 Mikroba Di Plasenta Alirkan Nutrisi Ke Janin

300 Mikroba Di Plasenta Alirkan Nutrisi Ke Janin

Penelitian terbaru dari tim dokter di Amerika mematahkan pendapat bahwa plasenta yang menghubungkan janin dengan ibunya merupakan bagian tubuh yang paling bersih dan murni.

Dr James Versalovic dari Baylor College of Medicine mengatakan bahwa sebenarnya ada lebih dari 300 mikroba yang bermukim di plasenta. Lalu apa fungsi mikroba tersebut? Bukankah mikroba dan bakteria sering dikaitkan sebagai salah satu sumber penyakit?

Dr Versalovic membantah pernyataan bahwa mikroba selalu menyebabkan penyakit. Dikatakannya bahwa meski belum terbukti secara ilmiah, namun mikroba yang ada di plasenta dipercaya membantu mengalirkan nutrisi ibu ke bayi, melindungi janin serta membantu pertumbuhan dan perkembangannya.

Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan jumlah mikroba plasenta yang signifikan pada kelahiran prematur dan kelahiran normal. Peneliti juga menemukan bahwa jenis mikroba yang ada di plasenta lebih mirip dengan mikroba yang ada di mulut manusia daripada mikroba di usus atau vagina.

Penelitian dilakukan terhadap 320 wanita dengan latar belakang yang berbeda. Pemisahan mikroba dengan plasenta dilakukan menggunakan teknologi kedokteran canggih. Dr Versalovic mengatakan penemuan ini dapat menjadi cara baru untuk mendiagnosa kelahiran prematur pada wanita.

"Ini moment penemuan baru yang mengejutkan. Tak sedikit orang yang akan berkata 'Wow, ternyata ada bakteria di plasenta!'" tutur Versalovic seperti dikutip dari ABC Australia, Minggu (25/5/2014).

Profesor Dr Kjersti Aagaard, salah satu tim peneliti yang terlibat mengatakan bahwa setelah diteliti, populasi terbanyak ditempati oleh bakteri E. coli. Selain itu memang populasi penyebaran bakteri pun lebih sedikit daripada yang ditemukan di daerah lain.

Penelitian ini merupakan salah satu proyek yang didanai oleh US National Institutes of Health dan diterbitkan di jurnal Science Translational Medicine. (dtk/rsn-onvsoff)

Related News

Post Comment

Tidak ada komentar:

Leave a Reply